Pj Bupati Langkat minta OPD terus berinovasi
Pj Bupati Langkat, Sumatera Utara yang baru dilantik M. Faisal Hasrimy, tancap gas melaksanakan rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Langkat, di ruang pola kantor Bupati Langkat, Rabu (21/2).

Elshinta.com - Pj Bupati Langkat, Sumatera Utara yang baru dilantik M. Faisal Hasrimy, tancap gas melaksanakan rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Langkat, di ruang pola kantor Bupati Langkat, Rabu (21/2).
Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, dalam rapat tersebut menyampaikan kondisi Kabupaten Langkat. Mulai dari total APBD Langkat tahun 2024, 1 triliun 94 milyar dan sudah 198 milyar terealisasi atau 9,92 persen. Selanjutnya capaian pertumbuhan ekonomi 4,69 persen. Langkat juga berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 9,49 persen menjadi 9,23 persen yang artinya masih ada kurang lebih 100 ribu masyarakat yang masuk kedalam kategori miskin dan berhasil menurunkan stunting dari 30,5 persen menjadi 18,60 persen.
"Kita terus melakukan upaya berkelanjutan untuk meminimalisir stunting di Kabupaten Langkat," kata Amril seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Kamis (22/2).
Amril juga menyampaikan Kabupaten Langkat untuk tahun 2024 ini menjadi tuan rumah pekan olahraga nasional (PON) untuk cabang olahraga Sambo. "Hari ini untuk lokasi di GOR Stabat, ada perintah untuk perbaikan baik sarana dan prasarana. Kita laksanakan sesegera mungkin karena di bulan Juni sudah mulai ada kegiatan PON 2024," terangnya.
Pj Bupati Langkat M. Faisal Hasrimy, menyampaikan kita masih banyak PR untuk Kabupaten Langkat. Walaupun trendnya sudah membaik tetapi angkanya masih tinggi. Kita harus bisa bekerjasama menekan angka stunting, menurunkan angka kemiskinan, menekan angka pengangguran. Semua ikut berperan, kita main keroyokan dalam memperbaiki permasalahan tersebut.
PJ Bupati Langkat juga mengintruksikan kepada kepala OPD dan camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat untuk membuat satu inovasi yang harus di laporkan setiap dua bulan sekali. "Saya mau ada inovasi yang di laporkan kepada kami dua bulan harus ada satu inovasi, baik membuat baru atau memperbaiki yang sudah ada," ujarnya.
Faisal Hasrimy menekankan jika inovasi dapat kita buat dari segi pelayanan membuat inovasi baru agar lebih baik, dari segi pendidikan, dari segi pertanian, kesehatan dan dari setiap kecamatan maka akan sangat luar biasa. Ini akan membuat nama Kabupaten Langkat menjadi lebih baik.
"Saya berharap dari program ini, nantinya akan menekan angka kemiskinan, akan menekan inflasi, akan mengurangi angka pengangguran maupun perekonomian masyarakat Kabupaten Langkat," pungkasnya.